Bahasa indonesia keilmuan
Pendahuluan
A .Pelahiran Bahasa Indonesia
Pelahiran istilah Indonesia mengalami perjalanan panjang. Bangsa tionghoa menyebut dengan istilah nan-hai ( kepulauan Laut Selatan). Bangsa India menyebut dengan istilah Dwipantara ( kepulauan Tanah Seberang). Bangsa Arab menyebut dengan istilah Jaza'ir. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia yang masih "muda belia" banyak menyerap dari berbagai bahasa, baik dari bahasa daerah maupun dari bahasa asing. Dalam hal ini, bahasa Indoneaia tidak serta merta menyerap berbagai bahasa, tetapi melalui beberapa prosedur. Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. Sebagai bahasa nasional, bahaaa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggaan Nasional, lambang Identitas Nasional dan lain2. Sejak dari awal kemerdekaan, bahasa indonesia sudah mulai dikenalkan di sekolah-sekoalh dasar, menengah dan perguruan tinggi di berbagai daerah. Bahasa indonesia tersebut digunakan sebagau bahasa pengantar pendidikan. Berawal dari situlah semangat berbahasa Indonesia didaerah mulai bermunculan dari berbagai daerah nusantara. Pada mulanya, bagasa Indonesia tidak begitu dikenal di masyarakat terpencil., tetapi saat ini hampir semua masyarakat indonesia mengenal, memahami dan mampu berbahasa Indonesia. Bahasa memang merupakan sarana komunikasi yang paling urgent dibanding sarana komunikasi yang lain. Karena itu, kemampuan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa sangat diperlukan oleh seseorang. Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, seseorang bisa memilih dua kategori. Bahasa Indonesia keilmuan masuk dalam ragam bahasa Indonesia resmi. Bahasa Indonesia keilmuan digunakan dalam konteks keilmiahan. Konteks keilmiahan berkaitan dengan penulisan karya ilmiah, dan dalam forum2 ilmiah. Bahasa indonesia yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang berkarakteristik bahasa Indonesia resmi. Sedangkan bahasa Indonesia tidak resi digunakan dalam situasi yang informal, situasi santai, keseharian.
B. Teknik membaca kritis
Hakikat membaca bertujuan untuk menangkap makna yang terdapat dalam teks. Dalam membaca tersebut, seseorang bisa menangkap makna yang kategori tekstual, bahind the text ataupun beyond the teks. Membaca memerlukan keterlibatan berbagai disiplin ilmu san berbagai konteks agar daya baca kita tidak menjadi gaya baca "kacamata kuda" yang hanya terfokus pada satu titik saja, sedangkan titik yang lain diabaikan.
C. Teknik menulis populer
Menulis populer pada hakikatnya ialah menulis dengan bahasa keseharian ( ordinary language) yang mudah dipahami oleh pembaca umum. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa yang populer sehingga menjadi tulisan ilmiah populer.
D. Teknik menulis karya ilmiah
Hakikat karya ilmiah ialah tulisan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Karya ilmiag ditulis dengan memenuhi karakteristik berikut : pendahuluan, kajian pustaka / teori, metodologi, hasil dan pembahasan, kesimpulan , karena itu karya ilmiah harus bisa dipertanggung jawabkan keilmiahannya. Berdasarkan jenis penulisan, karya ilmiah dapay dikategorikan menjadi dua, yakni : karya ilmiah rsmi dan karya ilmiah subresmi. Karya ilmiah resmi ialah karya ilmiah yang model penulisan dan urutan penulisannya ditentukan secara lengkap
E. Teknik menulis artikel populer
Hakikat Artikel Populer ialah tulisan pseudo-ilmiah artikel populer memiliki ciri sebagai berikut : menggunakan bahasa yang pupuler dengan demikian bahasa dalam artikel populer lebuh dipahami oleh masyarakat awam. Artikel populer memiliki sinonim dengan istilah esai/kritik.
F. Teknik Editing
Editing adalah salah satu hal penting dalam penulisan karya ilmiah. Dalam penulisan karya ilmiah, seorang penulis harus melakukan editing agar hasil tulisan bermutu. Editing dalam penulisan karya ilmiah ada dua jenis. Pertama, editing yang dilakukan oleh si penulis karya ilmiah. Kedua, editing yang dilakukan oleh editor yang memiliki komletensi di bidang pengeditan disebut juga dengan istilah self editing. Agar hasil editing bagus, penulis diharapkan mengedit karyanya sendiri, setelah itu diserahkan kepada editor.
Solusi terbaik dalam editing adalah membaca berulang ulang tulisan agar hasil editing maksimal. Jika karya ilmiah tersebut dibaca berulang ulang maka akan terlihat celah celah kecil yang masih rumoang. Karena itu, proses editing memerlukan kesabaran, ketelatenan, dan keuletan.
Keunggulan buku ini adalah sangat bermanfaat bagi pembaca dan untuk individu yang ingin mengetahui cara menyusun karya tulis ilmiah. Buku bahasa dan keilmuan ini menurut saya sangat lengkap mulai tahap awal hingga akhir.
Dilengkapi dengan daftar pustaka.
Kekurangan buku ini adalah terlalu banyak bahasa asing. Dalam penjelasan atau deskriptif tiap bab. Terkadang bahasa tidak efektif.
A .Pelahiran Bahasa Indonesia
Pelahiran istilah Indonesia mengalami perjalanan panjang. Bangsa tionghoa menyebut dengan istilah nan-hai ( kepulauan Laut Selatan). Bangsa India menyebut dengan istilah Dwipantara ( kepulauan Tanah Seberang). Bangsa Arab menyebut dengan istilah Jaza'ir. Dalam perkembangannya, bahasa Indonesia yang masih "muda belia" banyak menyerap dari berbagai bahasa, baik dari bahasa daerah maupun dari bahasa asing. Dalam hal ini, bahasa Indoneaia tidak serta merta menyerap berbagai bahasa, tetapi melalui beberapa prosedur. Bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional dan bahasa negara. Sebagai bahasa nasional, bahaaa Indonesia berfungsi sebagai lambang kebanggaan Nasional, lambang Identitas Nasional dan lain2. Sejak dari awal kemerdekaan, bahasa indonesia sudah mulai dikenalkan di sekolah-sekoalh dasar, menengah dan perguruan tinggi di berbagai daerah. Bahasa indonesia tersebut digunakan sebagau bahasa pengantar pendidikan. Berawal dari situlah semangat berbahasa Indonesia didaerah mulai bermunculan dari berbagai daerah nusantara. Pada mulanya, bagasa Indonesia tidak begitu dikenal di masyarakat terpencil., tetapi saat ini hampir semua masyarakat indonesia mengenal, memahami dan mampu berbahasa Indonesia. Bahasa memang merupakan sarana komunikasi yang paling urgent dibanding sarana komunikasi yang lain. Karena itu, kemampuan dalam berkomunikasi menggunakan bahasa sangat diperlukan oleh seseorang. Dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia, seseorang bisa memilih dua kategori. Bahasa Indonesia keilmuan masuk dalam ragam bahasa Indonesia resmi. Bahasa Indonesia keilmuan digunakan dalam konteks keilmiahan. Konteks keilmiahan berkaitan dengan penulisan karya ilmiah, dan dalam forum2 ilmiah. Bahasa indonesia yang digunakan adalah bahasa Indonesia yang berkarakteristik bahasa Indonesia resmi. Sedangkan bahasa Indonesia tidak resi digunakan dalam situasi yang informal, situasi santai, keseharian.
B. Teknik membaca kritis
Hakikat membaca bertujuan untuk menangkap makna yang terdapat dalam teks. Dalam membaca tersebut, seseorang bisa menangkap makna yang kategori tekstual, bahind the text ataupun beyond the teks. Membaca memerlukan keterlibatan berbagai disiplin ilmu san berbagai konteks agar daya baca kita tidak menjadi gaya baca "kacamata kuda" yang hanya terfokus pada satu titik saja, sedangkan titik yang lain diabaikan.
C. Teknik menulis populer
Menulis populer pada hakikatnya ialah menulis dengan bahasa keseharian ( ordinary language) yang mudah dipahami oleh pembaca umum. Oleh karena itu bahasa yang digunakan adalah bahasa yang populer sehingga menjadi tulisan ilmiah populer.
D. Teknik menulis karya ilmiah
Hakikat karya ilmiah ialah tulisan yang didasarkan pada ilmu pengetahuan. Karya ilmiag ditulis dengan memenuhi karakteristik berikut : pendahuluan, kajian pustaka / teori, metodologi, hasil dan pembahasan, kesimpulan , karena itu karya ilmiah harus bisa dipertanggung jawabkan keilmiahannya. Berdasarkan jenis penulisan, karya ilmiah dapay dikategorikan menjadi dua, yakni : karya ilmiah rsmi dan karya ilmiah subresmi. Karya ilmiah resmi ialah karya ilmiah yang model penulisan dan urutan penulisannya ditentukan secara lengkap
E. Teknik menulis artikel populer
Hakikat Artikel Populer ialah tulisan pseudo-ilmiah artikel populer memiliki ciri sebagai berikut : menggunakan bahasa yang pupuler dengan demikian bahasa dalam artikel populer lebuh dipahami oleh masyarakat awam. Artikel populer memiliki sinonim dengan istilah esai/kritik.
F. Teknik Editing
Editing adalah salah satu hal penting dalam penulisan karya ilmiah. Dalam penulisan karya ilmiah, seorang penulis harus melakukan editing agar hasil tulisan bermutu. Editing dalam penulisan karya ilmiah ada dua jenis. Pertama, editing yang dilakukan oleh si penulis karya ilmiah. Kedua, editing yang dilakukan oleh editor yang memiliki komletensi di bidang pengeditan disebut juga dengan istilah self editing. Agar hasil editing bagus, penulis diharapkan mengedit karyanya sendiri, setelah itu diserahkan kepada editor.
Solusi terbaik dalam editing adalah membaca berulang ulang tulisan agar hasil editing maksimal. Jika karya ilmiah tersebut dibaca berulang ulang maka akan terlihat celah celah kecil yang masih rumoang. Karena itu, proses editing memerlukan kesabaran, ketelatenan, dan keuletan.
Keunggulan buku ini adalah sangat bermanfaat bagi pembaca dan untuk individu yang ingin mengetahui cara menyusun karya tulis ilmiah. Buku bahasa dan keilmuan ini menurut saya sangat lengkap mulai tahap awal hingga akhir.
Dilengkapi dengan daftar pustaka.
Kekurangan buku ini adalah terlalu banyak bahasa asing. Dalam penjelasan atau deskriptif tiap bab. Terkadang bahasa tidak efektif.
Komentar
Posting Komentar